Sabtu, 21 Desember 2013

Kisah Cinta Anak Remaja Zaman Sekarang

Jumat, 15 Juni 2012

Kisah Cinta Anak Remaja Zaman Sekarang

Ini sebuah cerita karangan anak anak kelas gue. dibaca ya ! seru loh !


Ketika bell berbunyi , siswa siswi SMP Kencana 8 jln.Legok Hangseur mulai memasuki kelas mereka masing masing. Kemudian Pak Andre memasuki kelas 8j bersama siswa baru berparas catik yang bernama Frieta. Pak andre pun memperkenalkan siswa baru itu kepada murid 8j
Pak andre : “Selamat pagi anak anak..”
Murid : “Pagi pa..”
Pak Andre : “anak anak bapak sekarang bersama murid baru.. ayo frieta perkenalkan diri!”

Frieta : (dengan sombong)
Pak Andre pun menyuruh frieta untuk duduk disebelah Putri yang terkenal WAH banget.
Kemudian zeerin yang duduk di sebelah bangku frieta menyodorkan tangan dan berkenalan dengan frieta.
Zeerin : “hai (sambil menyodorkan tangannya). Salam kenal ya. Nama ku Zeerin
Frieta : “hai juga (jawabnya sinis) . iya “

Pelajaran pun berlalu. Bel istirahat pun berbunyi. Ketika Putri, Resyi dan Frieta akan pergi ke kantin dia bertemu dengan 4 laki laki yang dibilang tenar di sekolah. Ketika sedang berjalan, frieta tidak sengaja menumbruk salah seorang dari ke4 cowo tenar itu sebut saja dia febri.
Frieta : “Aww.. Lo tuh jalan pake mata dong!! Liat nih baju gue kan jadi basah! “
Febri : “hah ? bego banget lo! Dimana mana jalan itu pake kaki bukan pake mata!”
Frieta : “oh gitu ya? Jadi gue harus bilang WAW dan salto diatas menara eiffel gitu ? hallooo siapa lo ?”
Febri : “eh lo murid baru ya ? dulu sekolah dimana ? diajarin tatakrama ga sih ? bukannya minta maaf ke, apa ke”
Frieta : “eh yang harus minta maaf tuh lo kali, bukan gue, Rese !”
Frieta pun meninggalkan febri
Putri : “eh, lo tau engga sih tadi lo ngomong sama siapa ?”
Frieta : “Hah? Emangnya tadi gue ngomong sama siapa ? cowo rese ?”
Resyi : “bukan, dia tuh cowo paling nge trend di sekolah ini “
Frieta : “Yang itu ? (sambil nunjuk ke febri yang lagi suap suapan sama zeerin)”
(menuju ke zeerin sama febri)
Febri : “Nih sayang, awas, pelan pelan ya, panas nih”
Zeerin : “Iya” (sambil makan)
Frieta : “Dia sama siapa? Kayanya gue kenal, temen sekelas kita ya ?”
Putri : “iya, mereka tuh pacaran, kalo engga salah tuh, udah mau setaun, romantisnyaaa... gilaa...”
Febri : “di kelas kamu ada murid baru ya ?”
Zeerin : “Iya, emangnya kenapa ?”
Febri : “Engga, dia tuh tadi nabrak aku”
Zeerin : “oohh, tapi kamu engga apa apa kan? Engga ada yang sakit? ga jatoh kan?”
Febri : “engga ko sayang”
Zeerin : “ udah bel tuh , sana masuk kelas . “
Febri : “ iya sayang “ ( sambil mencubit pipi )
Bel masuk pun berbunyi, mereka pun masuk ke kelasnya masing masing.
Tak terasa bel pulang pun berbunyi.
Di lapangan, Frieta bertemu dengan Febri.
Frieta : “Eh, Febri Febri”
Febri : “Apa?”
Frieta : “Engga, Cuma mau minta maaf soal tadi. Gue denger lo cowo tenar ya di sekolah ini?”
Febri : “Oh iya ga papa, iya dong, gue.. hehehe”
Frieta : “eh, minta no hpnya dong !”
Febri : “Boleh boleh, nih !”
Frieta : “Thank’s ya “
Detik demi detik berganti menit, menit pun kini telah berganti jam, jam berganti hari , haripun berganti minggu ,dan minggu berganti bulan . tak terasa bulan ini adalah bulan dimana zeerin dan febri anniversary yang ke 1 tahun . tapi bberapa Hari ini Febri tidak seperti biasanya. Dia tidak lagi mendekati Zeerin, pacarnya. Hari ini Frieta, Putri dan Resyi seperti biasa pergi ke kantin. Ketika di kantin, mereka bertemu dengan keempat cowo itu lagi. Sementara Zeerin, safira dan Agas melihat dibelakangnya.
Febri : “Frieta Frieta”
Frieta : “Iyah”
Febri : “sini dulu sebentar bisa?”
Frieta : “bentar ya!”
Frieta menghampiri Febri
Frieta : “Ada apa feb?”
Febri : “Aku suka sama kamu. Kamu mau engga jadi pacar aku?”
Frieta : “hah?”
Febri : “AKU SUKA SAMA KAMU ”
Zeerin : “Febri !”
Febri : “Hah? Zeerin !”
Zeerin lari meninggalkan Febri. Namun Febri Mengejarnya.
Febri : “Zeerin. (sambil memegang tangan zeerin)”
Zeerin : “Udahlah Feb, kalo misalnya kamu sayang sama Frieta, Udah sama dia aja, engga usah ngejar ngejar aku lagi.”
Febri : “aku tuh Cuma sayang sama kamu, Cuma cinta sama kamu, Hatiku tuh Cuma buat kamu Zeerin”
Zeerin : “Kamu engga inget tentang apa yang udah kita laluin selama setaun ini? Makasih buat kenangan yang udah kamu kasih selama setahun ini”
Febri : “ayolah zer, aku Cuma sayang sama ka..”
Zeerin : “BULSHIT !! Kita PUTUS ! Makasih buat aniv satu tahunnya”
Febri : “Ahhh... baiklah, kita putus“
Febri pun kembali menghampiri Frieta
Febri : “Gimana, Mau jadi pacar aku?”
Frieta hanya menganggukan kepala
Febri : “Bener, kamu mau ?”
Frieta : “iya, aku mau”
Frieta dan Febri pun pergi

Sementara di tempat lain agas dan safira menenangkan zeerin yang sedang menangisi febri .
Safira : “udah zer, ga usah nangis, kita do’ain aja Febri dapet karma dari kamu. 2012 kan, Karma berlaku dong”
Zeerin : “Tapi kaaan, aku sayang sama dia.”
Safira : “Udah Zeerin, kamu harus bisa move on”
(Zeerin hanya bisa menangis)
Agas pun berbisik kepada Safira.
Agas : “Saf, bisa tinggalin aku sama Zeerin?”
Safira : “Iya”
Safira pun pergi meninggalkan mereka.
Agas : “Zer, udah jangan sedih, kamu jangan nangisin Febri, air mata kamu itu terlalu berharga”
Zeerin sedikit tersenyum
Zeerin : “Lebay kamu gas”
Agas : “senyum juga kamu, hahaha. Zer?”
Zeerin : “apa gas?”
Agas : “kalo kamu lagi sedih, ada seseorang yang slalu ada buat kamu”
Zeerin : “hmm”
Agas : “Dan tanpa kamu sadar, ada orang yang nyimpen perasaan buat kamu dan slalu menjaganya”
Zeerin : “terruuss?”
Agas : “tanpa kamu sadar juga, orang itu sekarang ada disamping kamu”
Zeerin : “Kamu?”
Agas : “iya, slama ini, aku sayang sama kamu, tapi aku slalu menjaganya, karna kamu udah sama Febri. Sekarang, kamu mau jadi pacar aku?”
Zeerin : “hah? Pacar?”
Agas : “Iya, kamu mau ga jadi pacar aku ?
Zeerin : “ tapi gas , aku masih belum bisa move on dari febri secepat itu . tapi kamu serius sama aku ?”
Agas : “ serius , banget malahan “
Zeerin : “ yaudah , aku bakal coba lupain febri . kamu bantu aku , supaya bisa menyayangi kamu seperti kamu menyayangiku .
Agas : “ iya . buat kamu apa sih yang enggak “
Zeerin : “ makasih . ehhh udah gombal aja kamu hhahha “

Zeerin sekarang telah bahagia dengan agas . frieta pun mendapat karma karena merusak hubungan febri dan zeerin , alhasil frieta juga di duakan bahkan dengan putri sahabatnya sendiri . saat frieta menyatakan cintanya kepada alfie dia ditolak aw aw awww kasian yah frieta , febri juga dapet karma nih dia jadi ngejomblo buat 5 bulan ini karna putus dari putri . sementara zeerin hubungannya adem ayem aja sama agas . oke guys jadi hati-hati dalam melakukan sesuatu , you play drama you get karma . 2012 karma berlaku loh hahahahaha .
“ terimaksih telah menyaksikan “

Novel Khairul Tanjung Si Anak Singkong

Rabu, 28 November 2012

Novel Khairul Tanjung

 Bagi anda yang suka membaca novel.Saya mempostingkan novel yang terbagus yang baru saja diterbitkan.
Bagi pecinta novel di persilahkan membaca novel ini.
Selamat membaca:

   Dari selembar kain batik halus milik ibunya, 31 tahun lalu, Chairul Tanjung atau CT kini mampu menyediakan pekerjaan bagi sekitar 75.000 orang di berbagai perusahaan miliknya. Kalau rata-rata karyawan itu anggota keluarganya empat orang, maka sekitar 300.000 orang hidup dari berbagai kegiatan usahanya.

  Saya yakin, hal itu tidak akan mungkin terjadi tanpa kehendak Yang Maha Kuasa,” ujar Chairul saat berbincang santai di sela-sela kesibukannya mempersiapkan peresmian Kompleks Trans Studio dan hotel mewah berstandar internasional, Trans Luxury Hotel, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/6) malam.
Oleh karena itu, ekspansi bisnis ke berbagai bidang usaha yang dilakukannya merupakan bagian rasa syukur dari semua kesempatan yang diberikan Allah SWT.

  Bagi Chairul, rasa syukur tak cukup hanya berdoa dan mengucap alhamdulillah, tetapi harus bekerja keras dan terus berusaha. Dengan berkembang, berarti semakin banyak kesempatan kerja dan semakin banyak orang bisa hidup dari perusahaannya. Dan, sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang berguna untuk manusia lainnya.

  ”CT di mata saya adalah seorang Indonesia yang diimpikan siapa saja. Muda, bekerja keras, sukses besar, bersih dan gentleman,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan.
Namun, Chairul berusaha tetap rendah hati. Ia merasa bukan orang pintar karena orang pintar di negeri ini banyak. Begitu pula yang bekerja keras, pun tidak sedikit.
Sukses menjalankan usaha dan mempekerjakan puluhan ribu orang tidak membuat Chairul merasa menjadi aktor utamanya. ”Itu skenario Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

 Kain batik halus
  ”Chairul, uang kuliah pertamamu yang Ibu berikan beberapa hari lalu Ibu dapatkan dari menggadaikan kain halus Ibu. Belajarlah dengan serius, Nak.” Kata-kata yang diucapkan Hj Halimah, ibunda Chairul, itu masih terngiang jelas dan menyentuh kalbu yang paling dalam.
Ia tidak menyangka ibunya terpaksa melepas kain batik halus simpanan untuk membiayai ongkos masuk kuliahnya di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI) tahun 1981. Padahal Chairul yakin, kain batik itu adalah harta paling berharga yang kala itu dimiliki ibundanya.

  ”Di satu sisi, saya terpukul dan terharu mendengar hal itu. Namun, dari situlah saya bertekad tidak akan meminta uang lagi kepada ibu. Saya harus bisa memenuhi biaya kuliah sendiri,” kata Chairul.
Kompleks bisnis terpadu itu akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan duta besar sejumlah negara. Ia mendedikasikan acara ini untuk perjuangan ibunya, Halimah, yang telah menjadi sosok penyemangat hidupnya hingga kini.
Batik halus yang mirip dengan milik ibunya dulu, akan dijadikan suvenir utama bagi para undangan.

Buku praktikum
  Titik balik kemandiriannya dimulai saat Chairul melihat peluang usaha pembuatan buku praktikum kuliah. Ia menjual cetakan buku praktikum dengan harga lebih murah dibandingkan dengan di kios fotokopi yang ada di sekitar Kampus UI.

Ia bekerja sama dengan usaha percetakan milik kerabat salah seorang temannya. Beruntung, usaha pertamanya ini dilakukan tanpa modal karena pemilik percetakan tak mengharapkan uang muka. ”Keuntungan pertama saya Rp 15.000, dan terhitung besar pada zaman itu. Namun, pengalaman yang paling berharga adalah saat belajar soal jaringan dan kepercayaan,” cerita Chairul Tanjung.
Pengorbanan ibu dan keuntungan Rp 15.000 pertama itu membangkitkan rasa percaya dirinya. Perlahan Chairul mengembangkan usahanya dengan mencoba bisnis importir alat kedokteran hingga eksportir sandal.
Dia juga pernah merugi saat gagal merintis pembuatan pabrik sumpit. Namun, kejadian itu tidak membuatnya patah arang.
”Saya selalu menerima kegagalan dengan tangan terbuka. Percaya atau tidak, bila semuanya diterima dengan terbuka, lama-lama kegagalan akan enggan datang,” selorohnya.
Berbekal semangat dan filosofi itu, Chairul dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses Indonesia kini. Majalah Forbes menempatkan Chairul Tanjung pada urutan 937 orang kaya di dunia dengan total kekayaan satu miliar dollar AS.
Beberapa kalangan menyebut Chairul bertangan emas, yang bisa menjadikan semua usahanya nyaris sempurna.
Mengambil alih
  ”Tangan emas” dibuktikannya saat mengambil alih kembali Bank Mega tahun 1996. Saat itu Bank Mega tengah sakit keras dengan saldo merah di Bank Indonesia mencapai Rp 90 miliar. Sebesar 90 persen di antaranya merupakan kredit macet. Hasilnya, tahun 2011 Bank Mega masuk jajaran 12 bank di Indonesia dengan aset Rp 62 triliun.

  Stasiun televisi TransTV dan Trans7 dibawanya menjadi favorit masyarakat dengan program yang dikelola sendiri oleh para personelnya. Pusat hiburan masyarakat di Makassar dan Bandung, seperti Trans Studio, pun dalam waktu singkat menjadi kawasan idola masyarakat Indonesia.
Tidak heran, banyak perusahaan berskala lokal dan internasional menawarkan diri untuk dibidaninya. Salah satunya adalah saat dia mengakuisisi raksasa ritel Perancis, Carrefour. Chairul mengatakan, bukan dia yang memilih mengakuisisi, tetapi pihak Carrefour yang menawarkan kepadanya tahun 2010.

  Selain terus membuka kesempatan kerja lewat berbagai unit usaha baru, Chairul Tanjung juga menggagas berbagai organisasi dan kegiatan amal, baik untuk warga miskin maupun korban bencana alam. Di antaranya lewat Chairul Tanjung Foundation, Rumah Anak Madani, Komite Kemanusiaan Indonesia, dan We Care Indonesia. ”Saya sempat terharu saat seorang warga mengatakan akan terus berbelanja di Carrefour agar saya bisa membantu semakin banyak orang,” katanya.

  Sebagai manusia biasa, Chairul Tanjung juga pernah punya kekhawatiran besar. Ia merasa cemas bila tidak punya energi lagi untuk mengurus perusahaan yang memayungi puluhan ribu orang ini.
 Namun, dia menambahkan, sekarang ia sudah punya jurus jitu untuk menekan kecemasan itu. Tahun 1995, saat mengantar ibunda menunaikan ibadah haji, di pintu Kabah ia mengikrarkan diri sebagai prajurit Allah.
”Sebagai prajurit, apa pun yang Dia berikan, baik, buruk, susah, senang, ringan, berat, insya Allah akan senantiasa saya jalankan dengan ikhlas. Saya pasrah kepada-Nya yang sudah memberikan berkah ini. Karena, toh, dulu juga saya bukan siapa-siapa,” ujar Chairul tersenyum, tanpa beban.


Mohon maaf karena saya hanya bisa memceritakan sedikit saja...
Karena Novel nya yang terlalu panjang,.Tapi jika anda masih penasaran bisa anda dapatkan di toko-toko buku terdekat..Cepat buru terus novel KHAIRUL TANJUNG SI ANAK SINGKONG...
Terima kasih